11 Cara Merawat Tledekan Anakan Agar Rajin Berbunyi

0
823

Kicauburung.id – Banyaknya event perlombaan yang memperlombakan burung jenis tledekan membuat para kicau mania gencar memburunya. Mereka menyukai burung ini lantaran mempunyai ciri khas petarung bermental baja dan gaya nyeklek saat berkicau. Bahkan tidak sedikit pula para kicau mania yang ingin sekali memelihara tledekan sejak masih anakan atau trotolan. Mereka semua beranggapan bahwa memelihara atau merawat tledekan anakan atau bakalan mudah untuk dilatih agar mempunyai mental yang bagus.

Merawat Tledekan Anakan, Merawat Tledekan Bahan, Merawat Tledekan Trotolan, Merawat Tledekan Bakalan

Kita tahu bahwa burung tledekan merupakan salah satu jenis burung kicau yang mempunyai suara yang enak didengar yang menjadi daya tarik untuk memikat para pecinta kicau mania. Burung tledekan ini pun mempunyai jiwa petarung yang sangat kuat seperti halnya murai batu dan kacer.

Burung sulingan atau tledekan ini cukup mudah untuk dipelihara, karena dia mempunyai mental baja. Selain itu tledekan ini mudah untuk dijinakan dan mudah berinteraksi dengan manusia.

Hal yang perlu diperhatikan juga dalam memilih burung tledekan yang masih anakan, trotolan atau bakalan adalah jenis kelamin burung tersebut. Hal tersebut perlu diperhatikan karena tidak semua burung tledekan pandai berkicau. Burung tledekan yang pandai berkicau adalah burung yang berjenis kelamin jantan. Jangan terkecoh pada saat anda akan membeli burung tledekan ini karena bentuk fisik dari jantan dan betina sekilas tidak ada perbedaan yang mencolok.

Bagaimana Cara Memilih Tledekan Anakan Yang Bagus ?

Nah supaya anda tidak bingung dan ada gambaran untuk memilih burung tledekan bakalan ini ada hal yang harus diperhatikan yaitu perbedaan warna bulu burung anatara jantan dan betina. Anda dapat membedakan antara burung tledekan jantan dan betina yang berusia dibawah 2 bulan. Cara untuk membedakan kelamin tledekan anakan yauitu harus pandai dalam memperhatikan warna bulu di tepian sayap, ekor dan ujung ekor.

Pada burung berjenis kelamin jantan bulu – bulu pada bagian – bagian tersebut akan terlihat berwarna hitam kebiruan (berselir kebiruan). Sedangkan pada burung betina warna bulu – bulu pada bagian – bagian tersebut akan terlihat berwarna coklat kusam.

Sementara pada burung tledekan yang berusia lebih dari 4 bulan akan lebih mudah dibedakan. Warna kebiruan yang terlihat pada brung berjenis kelamin jantan akan lebih dominan dan terlihat jelas. Warna kebiruan ini akan terlihat semakin tegas dan mengkilap seiring dengan pertambahan usia burung tersebut. Sedangkan pada burung berjanis kelamin betina warna bulu terlihat cenderung kecoklatan dari kepala hingga ujung ekornya.

Namun sayangnya penangkaran burung ini masih jarang dilakukan. Sehingga para penggemar burung tledekan ini harus memelihara mulai dari anakan atau trotolan. Merawat burung tledekan mulai dari anakan ini sebenrnya cukup mudah dan tidak terlalu sulit. Namun sebagaimana kita merawat bayi manusia, dalam merawat burung tledekan anakan ini juga membutuhkan sedikit perhatian ekstra.

Jika anda menggemari suara burung tledekan yang enak didengar ini dan tertarik untuk memeliharanya silahkan simak cara merawat tledekan anakan berikut ini.

Cara – Cara Merawat Tledekan Anakan :

  1. Setelah membeli tledekan anakan maka yang anda lakukan yaitu masukkan ke dalam sangkar khusus. Sangkar tledekan anda dapat membelinya di toko – toko / kios – kios burung.
  2. Berikan air minuman yang bersih dan steril. Sebaiknya air matang atau air yang sudah direbus sampai mendidih. Tetapi jangan langsung air mendidih yang diberikan ya. Lebih mudahnya lagi berikan saja air mineral kemasan seperti yang biasa anda minum.
  3. Pemberian makanan yang menarik dan mudah dimakan seperti ulat kandang. Lakukan terus pemberian ulat kandang ini sambil melatih pemberian voer.
  4. Berikan ulat kandang yang dicampur dengan voer sebanyak 1 sendok setiap hari. Jangan terlalu banyak memberikan ulat kandang, secukupnya saja.
  5. Berikan kroto yang telah dicampur voer untuk merangsang burung agar cepat mau memakan voer. Kroto dicampur dengan voer basah kemudian aduk sampai rata. Usahakan untuk mengganti adonan ini pada setiap sore sekitar pukul 3 sore karena campuran antara kroto dan voer yang basah ini akan menjadi basi dan berjamur jika dibiarkan lama – lama. Gantilah dengan memberikan ulat kandang.
  6. Setelah satu minggu berlalu, mulailah memandikan burung tledekan anakan anda. Mandikan pada waktu pagi hari, bersihkan sangkar dan jemur selama kurang lebih 1 jam saja.
  7. Jika anda menginginkan burung tledekan anakan menjadi burung peliharaan rumahan, maka pada siang hari tidak perlu dikerodongi dan biarkan burung berkicau. Namun sebaliknya apabila anda menginginkan burung tledekan anakan anda menjadi burung lomba sebaiknya dikerodongi agar bisa beristirahat dan lakukan pemasteran.
  8. Mandikan lagi burung pada waktu sore hari sekitar jam 4 sore. Setelah memandikan burung tledekan anakan berikan makanan ulat kandang ataupun 2 ekor jangkrik yang berukuran kecil.
  9. Pada malam harinya sebaiknya burung dikerodong agar bisa beristirahat. Selain itu lakukan juga pemasteran supaya variasi suara burung tledekan anda akan terus bertambah.
  10. Ketika sudah mau makan sendiri dan rajin berkicau, usahakan jangan dulu mengadu dengan burung sejenisnya.
  11. Fokuslah pada pemasteran agar burung anda memiliki variasi suara yang seperti anda inginkan.

Baca Juga:  12 Cara Merawat Tledekan Lomba Agar Juara

Intinya dari merawat tledekan anakan, bakalan, bahan atau trotolan yaitu agar rajin berbunyi, isian bervariasi, jinak dan mempunyai mental yang bagus. Nah itulah tadi beberapa tips mengenai memilih dan merawat tledekan anakan agar ketika dewasa menjadi juara. Semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat kicau mania. Kita bertemu lagi di pembahasan – pembahasan tledekan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here