Merawat Branjangan Anakan

11 Cara Merawat Branjangan Anakan Agar Cepat Bunyi

Kicauburung.id – Cara mudah merawat branjangan anakan, bahan, bakalan agar cepat bunyi. Branjangan merupakan salah satu burung yang memiliki suara yang unik. Tidak hanya mampu membuat yang mendengar menjadi jatuh hati, burung ini juga mampu menirukan suara burung lain. Selain itu, burung ini juga bisa melakukan kicau sambil terbang di tempat atau biasa di sebut hovering. Kemampuan branjangan memang sangatlah beragam, karena itu lah banyak sekali penangkaran burung memiliki burung jenis ini. Tentunya perawatannya akan sedikit berbeda, mulai dari anakannya.

Merawat Branjangan Anakan

Sebagai seorang pemula dalam merawat burung khususnya branjangan tentunya tak mau melakukan kesalahan, apalagi dalam fase anakan. Bisanya branjangan memiliki beberapa jenis, tergantung dari habitat dari mana ia berasal.

Namun satu hal yang pasti, yaitu perawatan anakan branjangan biasanya hampir sama. Untuk Anda yang masih bingun dalam merawat branjangan anakan, berikut ini adalah cara merawat branjangan anakan yang baik dan benar.

Cara Merawat Branjangan Anakan:

1. Pola Makan Harus Tetap Terjaga

Perhatikan pola makan branjangan anakan. Jangan sampai makanan atau minumannya tak terpenuhi. Hal ini tak hanya berlaku untuk branjangan saja, namun untuk setiap anakan burung. Karena biasanya saat masih anakan, burung cenderung minta makan, makan, dan makan saja. Maka dari itu berikan apa yang ia minta. Cobalah untuk rajin memberikan makanan buah dan sayuran yang telah di potong kecil atau perlu di loloh sekalian agar mudah di cerna olehnya. Buah dan sayur sangat penting dalam menunjang keperluan vitamin dan pertumbuhan anakan.

2. Menggatang Sangkar Tidak Usah Tinggi

Sangkar atau gantang jika di gantung cukup rendah saja, tak perlu terlalu tinggi dan usahakan untuk jauh dari gangguan hewan atau manusia. Gunanya untuk memberikan kenyamanan senyaman mungkin agar tingkat stress anakan tetap terjaga.

3. Variatif Dalam Memeberi Makanan

Selain potongan buah dan sayur, biji-bijian juga bisa menjadi menu makanan yang sangat bagus untuk anakan branjangan. Cobalah untuk memberikan biji-bijian setiap hari dan secukupnya saja.

4. Penjemuran Secara Teratur

Jika di rasa anakan sudah mencapai umur yang pas untuk di jemur, maka cobalah untuk menjemur cukup 1 sampai 2 jama saja setiap harinya. Contohnya jemur antara jam 8 pagi sampai 11 siang. Manfaat dari menjemur ialah meningkatkan kondisi mental dan membantu mengusir kutu yang ada.

5. Memberi Extra Fooding Yang Bergizi

Jika sudah melakukan penjemuran, singkirkan makanan biji-bijian dan gantu menjadi EF seperti ulat hongkong, jangkrik, ulat bambu, belalang, dan lainnya. Beri makan anakan sampai benar-benar kenyang (Tak merengek minta makan lagi). Berikan secara langsung dengan tangan Anda seperti sang induk yang tengah memberi makan anaknya.

6. Menggantung Sangkar Di Tempat Yang Terang

Jika dipastikan sudah kenyang dengan EF, masukkan kembali pakan biji-bijiannya dan gantung di tempat yang teduh tapi terang.

7. Full krodong Saat Menjelang malam

Pada saat sore hari sekitar pukul 4 sore, Anda boleh melakukan full krodong dan istirahat sampai pagi hari esoknya. Branjangan anakan juga butuh waktu istirahat yang cukup.

8. Melakukan Pemasteran Secara Rutin

Pemasteran bisa dilakukan sejak branjangan usia dini. Cobalah untuk memasangkannya dengan kenari, ciblek, prenjak, atau lainnya yang bisa merangsang potensi suara dari branjangan anakan Anda.

9. Melatih Mental Baranjangn Anakan

Jika Anda ingin membentuk suatu branjangan dewasa yang trampil, ramah, namun bergairah, maka perhatikan mental pada saat masih anakan. Cobalah untuk sesering mungkin berientraksi dengan branjangan agar nantinya ia menjadi burung yang bermental kuat dan jinak.

10. Melatih Nafas Branjangan Anakan

Melatih dan merawat branjangan anakan biasanya dilakukan dengan cara umbaran. Namun untuk branjangan anakan tidak perlu menggunakan kandang umbaran. Untuk branjangan bakalan bisa memberikan vitamin yang sesuai dengan kebutuhan burung dalam menjaga kondisi fisik dan kekuatan nafasnya.

11. Melakukan Perawatan Khusus Saat Mabung

Burung anakan bisa di anggap sedikit lebih dewasa atau sudah melewati masa anakan adalah pada saat mengalami masa mabung, masa pergantian bulu. Biasanya terjadi sekitar 3-4 bulan usianya.

Baca juga: 7 Cara Mudah Memaster Jalak Suren Anakan dan Dewasa

Itu dia cara merawat branjangan anakan. Memang proses merawat beo anakan tidak begitu mudah, namun sabar merupakan kunci kesuksesen dalam berternak. Anda juga dapat membaca cara tentang branjangan lainnya.

Loading...
loading...
Menjinakkan Jalak Suren

7 Cara Menjinakkan Jalak Suren Liar dengan Mudah

Merawat Branjangan Mabung

8 Cara Merawat Branjangan Mabung Agar Cepat Tuntas