Cucak Ijo Mencret atau Diare

22 Penyebab dan Cara Mengatasi Cucak Ijo Mencret / Diare

Penyebab dan cara mengatasi cucak ijo mencret atau diare dengan mudah dalam waktu tiga hari. Mencret atau diare tidak hanya terjadi pada manusia atau hewan-hewan lainnya, burung pun bisa mengalami yang namanya mencret atau diare.

Cucak Ijo Mencret atau Diare

Penghobi burung cucak ijo kadang tak menghiraukan gejala mencret ini. Mereka berpikiran bahwa hal ini biasa terjadi dan berpikir akan sembuh dengan sendirinya. Memang mencret bisa saja terjadi akibat masalah yang ada di dalam tubuh burung dan urusannya di dalam.

Tapi jika Anda menemukan mencret yang berlangsung lama, bisa saja hal itu merupakan petanda penyakit berbahaya atau kesalahan perawatan yang sebaiknya perlu Anda tangani. Untuk permulaan, sebaiknya Anda tahu betul tentang ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasi cucak ijo mencret atau diare.

Ijo mania kadang bingun bagaimana cara mengatasi cucak ijo miliknya agar tidak mencret lagi. Tanpa pikir panjang, mereka kemudian membeli produk tak jelas dan memberikan pada burungnya. Hal ini salah, bisa saja kesalahan atau ketidakcocokan obat pada burung menyebabkan masalah genting bahkan bisa berakhir kematian.

Untuk itu, sebaiknya Anda bertanya oleh para ahli terlebih dahulu. Jika memang sudah menemuka jalan buntu, baru bisa melakukan konsultasi dengan dokter spesialis burung yang lebih paham masalah dalam tubuh burung. Sebagai tindak pencegahan, sebaiknya lokasi burung mencret Anda dipindahkan sebelum dilakukan perawatan khusus agar tak mengganggu nantinya. Berikut ini adalah bagaimana ciri, ciri, penyebab, dan cara mengatasi cucak ijo mencret atau diare.

Ciri-Ciri Cucak Ijo Mencret :

1. Kotoran Terlihat Encer.

2. Kotoran Berwarna Putih.

3. Dubur Sering Basah atau Kotoran yang Menempel dan Mengering.

4. Terlihat Malas Bergerak.

5. Lesu dan Jarang Berkicau.

6. Buang Kotoran Terlalu Sering.

7. Bulu Terlihat Kusam.

8. Sayap Terjatuh tak Rapat dengan Badan.

Penyebab Cucak Ijo Mencret :

1. Makanan yang Kurang Bersih.

2. Metabolisme Burung Terlalu Kuat.

3. Kandang yang Kotor Sehingga Membawa Bakteri.

4. Burung Sakit.

6. Perawatan yang Salah (Racikan Pakan yang Salah).

Jika ada sudah tahu apa saja ciri-ciri serta faktor yang menyebabkan cucak ijo mencret “diare”. Maka anda perlu paham cara merawat dan mengatasinya. Nah berikut ini perawatan serta cara mengatasi cucak ijo mencret dengan cepat dan mudah.

Cara Mengatasi Cucak Ijo Mencret :

1. Persediaan Air yang Cukup

Air yang cukup tidak selalu bisa membuat cucak ijo diare. Kadang orang berpikir terlalu banyak air maka bisa membuat burung diare. Hal ini dilakukan karena saat cucak ijo sedang diare berat, metabolisme tubuh meningkat sehingga membutuhkan banyak air. Untuk itu, selalu jaga agar air tersedia selalu dalam capuk air minum agar burung tak kehausan. Cara ini menjadi permulaan yang baik mengatasi cucak ijo mencret.

2. Membersihkan Kandang

Selama sakit, tentu sangkar cucak ijo yang digunakan haruslah bersih. Pembersihkan kandang bisa dilakukan dengan cara Anda sendiri, satu hal yang pasti adalah kandang harus benar-benar bersih. Kandang kotor bisa membuat mencret atau diare burung tak kunjung sembuh. Ha ini terjadi karena kandang kotor yang membawa banyak bakteri penyebab diare.

Maka dari itu, selama cucak ijo masih dalam perawatan khusus untuk menyembuhkan diarenya, kandang harus benar-benar bersih. Pembersihkan dilakukan secara berkala, tidak satu kali saja. Jika burung habis berak, maka bersihkan lagi agar benar-benar steril dari virus dan bakteri.

3. Menggunakan Ramuan Khusus Pembersih Kandang

Bakteri yang dihasilkan dari kotoran menumpuk bisa menyebabkan cucak ijo diare atau mencret. Untuk mengatasinya bisa menggunakan ramuan khusus. Siapkan alat seperti sprayer ukuran besar dan satu batang rokok atau lebih sesuai dengan takaran air yang akan digunakan. Keluarkan tembakau dalam rokok kemudian masukkan ke dalam air berawadah. Dalam contoh ini, kita memakai 1 batang rokok dan 1 liter air.

Kemudian diamkan air yang sudah dicampur tersebut selama 1 hari full. Setelah 1 hari, gunakan air tersebut untuk membersihkan kandang menggunakan sprayer. Kandungan yang terdapat pada tembakau bisa membuat kuman dan bakteri mati. Namun sebelum itu, pastikan kandang benar-benar sudah dicuci. Bau tembakau rokok bisa mengganggu burung, maka dari itu bilas sampai bersih agar baunya tak mengganggu burung. Itulah salah satu cara mengatasi cucak ijo diare dengan mudah.

4. Pemberian Obat dengan Baik dan Benar

Pemberian obat untuk mengatasi cucak ijo mencret bisa dilakukan jika benar-benar merk obat yang dipakai sudah terpercaya dan direkomendasikan oleh para ahli. Untuk cara pemberiannya ada dua cara yang terbilang cukup ampuh.

Pertama, langsung tetes saja obat pada mulut burung sebanyak 2-4 tetes pada pagi hari dan sore hari. Hati-hati saat pemberian karena bisa saja burung tak suka dengan metode ini. Jika tak suka, cobalah untuk memberikannya dengan metode yang kedua. Memberikannya dengan jangkrik yang telah diolesi obat. Lepaskan kepala dan kaki jangkrik kemudian oles secara merata dengan obat Anda. Setelah itu berikan, selain bisa membantu dalam memberikan obat, cara ini juga memberikan asupan protein tinggi.

5. Pemberian Madu dan Teh

Kedua bahan ini berfungsi baik untuk mengatasi masalah mencret dalam tubuh burung. Madu membantu dalam menambah energy untuk burung agar cepat sehat kembali, sedangkan teh bisa membantu dalam menurunkan stress. Pemberian kombinasi seperti ini baik diberikan setiap hari sembari diberikan obat penyebuh diare atau mencret.

6. Isitrahat yang Banyak

Pada umumnya, tubuh burung menjadi kuncinya. Anda hanya perlu membuat tubuh dan system kekebalan tubuh menjadi lebih kuat dengan cara memberikan madu dan teh. Sisanya diperlukan istirahat yang cukup agar tubuh burung dapat bekerja dengan baik.

Lakukan full krodong mulai dari magrib sampai esok harinya setelah pemberian pakan sore dan obat. Pada siang hari cukup jangan diganggu agar burung cucak ijo anda bisa beristirahat total.

7. Jangan Dimandikan, Cukup Dijemur

Jangan pernah memandikan burung cucak ijo jika sedang sakit mencret karena bisa menambah sakitnya. Cukup dijemur saja, penjemuran pun dilakukan dengan singkat. Cukup 30 menit saja setiap pukul 8 pagi sampai 8.30 pagi. Memandikan burung hanya bisa dilakukan saat burung sudah benar-benar sehat. Setelah melakukan penjemuran dan pemberian pakan serta obat, lakukan full krodong dan biarkan burung istirahat sampai sore hari.

8. Sering Memberikan Vitamin Pada Saat Burung Sehat

Salah satu tindakan mencegah atau mengatasi cucak ijo mencret yaitu kita harus rutin memberikan vitamin pada burung tersebut. Hal tersebut bertujuan agar sang burung selalu dalam kondisi vit dan terbebas dari berbagai macam penyakit burung.

Sebaiknya pemberian vitamin pada burung yaitu dapat anda berikan atau campurkan di air minumnya. Berikan vitamin tiga kali dalam seminggu. Sain untuk mencegah sakit, dapat membuat cucak ijo gacor dan ngetrok jambul.

Baca Juga: Ciri, Penyebab dan Cara Mengatasi Cucak Ijo Sulit Buang Kotoran / Faces

Itu dia pengetahuan tentang bagaimana cara mengatasi cucak ijo mencret atau diare beserta ciri-ciri dan penyebabnya. Selain melakukan poin-poin di atas, jangan lupa untuk mengasingkan burung cucak ijo Anda yang sakit jauh dari burung yang sehat karena penyakit ini memiliki sifat yang menular. Satu saja sudah bisa membuat kita pusing, apalagi semua jenis burung yang anda pelihara mencret. Jangan lupa untuk membaca tips burung cucak ijo lainnya.

Loading...
loading...
Cucak Ijo Ngriwik, Cucak Ijo Tidak Mau Ngeplong

13 Penyebab dan Cara Mengatasi Cucak Ijo Hanya Ngriwik

Menjinakkan Cucak Ijo, Menjinakkan Cucak Ijo Bakalan, Menjinakkan Cucak Ijo Liar, Menjinakkan Cucak Ijo Trotolan, Menjinakkan Cucak Ijo Muda Hutan

16 Cara Menjinakkan Cucak Ijo Liar dan Trotolan Agar Gacor