Menjinakkan Cucak Ijo, Menjinakkan Cucak Ijo Bakalan, Menjinakkan Cucak Ijo Liar, Menjinakkan Cucak Ijo Trotolan, Menjinakkan Cucak Ijo Muda Hutan

16 Cara Menjinakkan Cucak Ijo Liar dan Trotolan Agar Gacor

Cara menjinakkan cucak ijo liar, bahan, bakalan, muda hutan, trotolan, anakan, dan lomba dengan mudah dalam waktu 3 hari. Cara menjinakkan ini bisa di terapkan untuk semua jenis cucak ijo, mulai dari cucak ijo Banyuwang, cucak ijo Sumatera, cucak Ijo Kalimantan, cucak ijo mini dan cucak rante. Cucak ijo yang ditangkap langsung dari hutan dan yang diambil dari penangkar (beli bakalan atau muda hutan) biasanya memiliki tingkat giras yang berbeda, namun tetap tergolong liar atau giras.

Menjinakkan Cucak Ijo, Menjinakkan Cucak Ijo Bakalan, Menjinakkan Cucak Ijo Liar, Menjinakkan Cucak Ijo Trotolan, Menjinakkan Cucak Ijo Muda Hutan

Burung cucak ijo yang diambil dari hutan cenderung sulit untuk benar-benar dijinakkan, bahkan bisa memakan waktu sampai 1 bulan tergantun dari kegigihan Anda. Sedangkan burung cucak ijo hasil dibeli biasanya untuk masalah beradaptasi lebih cepat karena tidak jauh berbeda dengan lingkungan si penangkar dengan Anda pastinya. Namun sebagai pemilik burung yang baik, Anda wajib mengetahui bagaimana cara mengatasi dan menjinakkan cucak Ijo yang liar baik ditangkap di area hutan ataupun hasil dibeli.

Namun tidak selamanya burung yang dibeli atau burung dari hutan saja yang bisa menjadi liar, burung yang sudah Anda pelihara lama pun bisa menjadi liar. Penyebab utamanya biasanya terjadi karena birahi yang terlalu tinggi (Over birahi).

Tenang saja, karena perawatan dalam menjinakkannya tidak jauh beda dari penjinakkan cucak ijo dari hutan atau bakalan. Hal yang penting dari proses penjinakkan ini adalah konsisten dan sabar karena memerlukan waktu yang cukup lama dan ketelitian tinggi.

Bahkan ada juga hal yang pantang untuk Anda lakukan seperti merusak mental cucak ijo dengan membentak dan lainnya. Untuk selengkapnya, berikut ini adalah cara menjinakkan cucak ijo yang ampuh dan mudah diterapkan untuk Anda.

Cara Menjinakkan Cucak Ijo :

1. Sesuaikan dengan Jenis Kelamin

Biasanya jantan dan betina memiliki karakternya masing-masing sehingga cara penjinakkan juga akan sedikit berbeda. Sebenarnya cukup sederhana, yang membedakan hanyalah pemberian pakan EF di mana jantan sedikit lebih tinggi dan proses pemasteran hanya dilakukan pada si jantan.

2. Kandang yang Nyaman

Kandang yang nyaman akan memberikan kesan baik pada si burung. Apalagi dilengkapi dengan tangkringan lebih dari satu agar burung tak terlalu bosan di dalam kandang. Berbicara tentang sangkar cucak ijo ukuran, 45×45 cm dengan tingginya 60 cm menjadi ukuran yang sangat disarankan jika Anda ingin memulai menjinakkan cucak ijo yang giras. Selain itu, kebersihkan kandang juga menjadi salah satu poin kenyamanan yang harus diperhatikan.

3. Buat Burung Beradaptasi dengan Lingkungannya

Jika masih baru, biasanya burung masih memerlukan waktu untuk membiasakan diri dengan lingkungan barunya. Hal yang harus Anda lakukan hanya lah menunggu agar burung bisa terbiasa. Untuk mempercepat adaptasi, Anda boleh memindahkan burung ke tempat ramai atau sunyi agar bisa beradaptasi sesuai dengan karakter si burung.

4. Lakukan Pengembunan dan Angin-Anginkan

Pengembunan sebelum mandi sangat disarankan, setelah itu Anda boleh memandikannya. Namun sebelum mandi dan setelah pengembunan, sebaiknya diangin-anginkan saja terlebih dahulu selama 15 menit sampai 30 menit. Hal ini berguna untuk membuat pikiran burung tidak mudah stress dan perubahan suhu tubuh tak mendadak yang bisa membuat burung sakit.

5. Mandi Secara Teratur

Mandi untuk burung giras bisa dengan disemprot atau dimandikan seperti biasa sampai basah. Hal yang disarankan adalah mandi dengan tangan Anda. Caranya adalah mandikan burung di wadah tertentu, kemudian elus dan bilas menggunakan tangan Anda. Namun perlu Anda perhatikan, Anda harus tahu bagaimana memegang burung yang benar agar tak terluka.

6. Penjemuran

Penjemuran sama halnya dengan burung cucak ijo biasa. Durasi penjemuran yang baik adalah 30 menit sampai 1 jam dan jangan dijemur di atas pukul 11 siang. Dengan dijemur burung akan sering berbunyi saat digantang dan membantu dalam merontokkan kutunya.

7. Pemberian Makan Secara Teratur

Jangan sampai burung Anda mengalami tak makan padahal jadwalnya sudah di atur. Untuk membuat burung beradaptasi, jangan sampai mengubah setingan yang sudah Anda bentuk. Cobalah untuk serutin mungkin diberi makan seperti pemberian voer dan jangkrik di pagi hari, pisang kepok di siang hari, dan jangkrik lagi di sore hari.

8. Pemberian Pakan yang Tepat

Cucak ijo merupakan burung pemakan serangga sehingga yang dimakan pun harus serangga seperti jangkrik, cacing tanah, ulat hongkong, belalang, dan lainnya. Namun pisang kepok juga sangat bermanfaat untuk cucak ijo dan baik diberikan setiap hari sebagai pengganti voer atau kroto serta 1 – 2 kali seminggu jika pemberian kroto dan voer cukup.

9. Peletakan Kandang atau Sangkar

Saat burung masih giras, cobalah letakkan di tempat yang ramai orang agar burung bisa beradaptasi. Namun ada juga burung yang cepat beradaptasi jika diletakkan di lokasi sepi seperti belakang rumah atau di samping rumah. Jadi semuanya tergantung oleh karakter burung. Karena itulah memerhatikan karakter burung sangat penting untuk para penghobby karena menyangkut segala kepentingan burung baik dalam perawatan dan lainnya.

10. Pencayahan yang Cukup

Dengan lokasi yang terang bisa membuat burung menjadi lebih nyaman. Selain itu, kondisi gelap bisa membuat burung lebih agresif seperti membenturkan diri ke jeruji karena merasa kaget dengan kondisi gelap. Dengan cahaya yang cukup bisa membuat kamu mudah dalam merawat.

11. Biasakan Keluar Rumah

Jangan terlalu sering dilokasikan dalam rumah karena bisa membuat burung menjadi bosan. Cobalah untuk membuat ia sering berada di luar rumah seperti berada di samping rumah atau sedikit lebih maji di teras rumah. Selain itu, cara ini bisa membuat burung cucak ijo bakalan cepat beradaptasi dengan lingkungan.

12. Jangan Dekatkan dengan Hewan Pengganggu

Tikus, anjing, kucing, burung jenis lain, dan lainnya adalah hewan pengganggu. Jika masih giras, sebaiknya cucak ijo dihindarikan dari hewan-hewan penggangu seperti yang disebutkan. Rata-rata cara ini digunakan untuk cucak ijo bakalan atau muda hutan.

13. Pemasteran

Pemasteran cucak ijo yang baik dilakukan pada pagi hari, siang hari, sore hari, dan semalaman. Lakukan dengan memperdengarkan suara rekaman burung master. Salah satu contohnya yaitu suara burung ciblek ngebran.

14. Sering Gunakan Tangan Anda

Lihatkan betapa tidak berbahayanya Anda dengan selalu memberikan makan menggunakan tangan. Selain itu, sering-sering lah untuk mengelus bulu burung cucak ijo agar terbiasa dan jinak. Jika burung terbiasa dengan anda, maka burung tersebut kurang dari 1 minggu bisa jinak.

15. Dimanjakan

Dimanjakan sebenarnya tak terlalu baik untuk cucak ijo lomba, namun jika masih giras sebaiknya lakukan. Dimanjakan yang dimaksud adalah perhatian lebih. Jika ia meminta makan, maka berikan lebih sedikit agar ia kenyang.

16. Pemberian Multivitamin

Untuk tetap menunjang asupan nutrisinya, berikan multi vitamin BirdVit dan BirdMineral agar tetap sehat. Dengan kesehatan cucak ijo yang terjaga tentu dapat mempermudah proses penjinakan.

Baca Juga: Cara Membuat Cucak Ijo Nagen Sambil Bunyi di Atas Tangkringan

Itu dia tips tentang bagaimana cara menjinakkan cucak Ijo liar, bahan, bakalan, muda hutan, trotolan, anakan, dan lomba dengan benar. Jangan lupa untuk tetap menjaga mental burung cucak ijo agar kesannya tak burung kepada Anda. Contohnya jika Anda tak sengaja membentak, maka bisa saja cucak ijo Anda menjadi tambah giras dan susah dijinakkan karena trauma. Jangan lupa untuk membaca tips burung cucak ijo lainnya.

Loading...
loading...
Cucak Ijo Mencret atau Diare

22 Penyebab dan Cara Mengatasi Cucak Ijo Mencret / Diare

Meningkatkan Birahi Cucak Ijo

7 Cara Meningkatkan Birahi Cucak Ijo Agar Bongkar Isian dan Ngentrok