Merawat Cucak Ijo Anakan, Merawat Cucak Ijo Trotolan

5 Merawat Cucak Ijo Anakan Agar Tidak Mati dan Gacor

Cara merawat cucak ijo anakan, trotolan atau bayi agar tidak mudah mati dan gacor ketika sudah dewasa. Cucak ijo anakan bisa didapatkan dengan berbagai jalur, bisa jadi dari keluarga anda, membeli cucak ijo bakalan, atau memanen langsung dari indukannya. Jika Anda memiliki cucak ijo dari cara ketiga, maka Anda akan berhadapan dengan perawatan anakan cucak ijo.

Merawat Cucak Ijo Anakan, Merawat Cucak Ijo Trotolan

Sebagai seorang penghobbi sekaligus penangkar yang baik, Anda sangat wajib mengetahui bagaimana cara merawat cucak ijo anakan yang baik dan benar sampai dewasa sehingga menciptakan burung cucak ijo yang memiliki kicauan gacor dan ngentrok.

Berbeda dengan bagaimana cara merawat anakan beo yang terbilang cukup mudah, anakan cucak ijo memiliki cara perawatannya sendiri dan memerlukan kehati-hatian tinggi karena anakan cucak ijo sangatlah lemah dan lembek, berbeda dengan anakan lovebird.

Ada dua hal yang menjadi patokan dalam merawat anakan cucak ijo, yaitu kesabaran dan ketelitian. Hal tersebut penting karena dengan itu, bisa membentuk burung cucak ijo yang bermental kuat nantinya. Tentu saja perawatannya tak sembarangan. Bahkan jika perlu dan ekonomis cukup, Anda boleh membeli kandang atau canggih khusus perawatan anakak cucak ijo seperti alat penghangat dan lainnya. Kondisi di mana anakan cucak ijo tak perlu lagi dirawat extra adalah saat cucak ijo sudah mencapai mabung pertama.

Di usia ini, burung sudah bisa mengenali pemilik dan tahu mana yang harus dimakan mana yang tidak. Untuk selengkapnya, berikut ini adalah tips dan trik tentang cara merawat cucak ijo anakan yang baik dan benar.

Cara Merawat Cucak Ijo Anakan :

1. Perawatan Sesudah Menetas

Di usianya yang masih 5 hari pasca diambil dari indukannya, anakan cucak ijo sangat lemah dan lembek. Hal ini membuat Anda harus hati-hati dalam merawatnya. Sedikit goncangan saja bisa membuat burung kesakitan tergantung dengan wadah yang Anda gunakan.

Jika baru saja menetas, disarakan untuk menempatkan anakan cucak ijo tersebut di tempat yang lunak. Bisa menggunakan wadah khusus yang mirip sangkar ayam atau menggunakan kapas yang empuk. Perhatikan juga suhu yang ada disekelilingnya karena di usia ini, anakan masih memerlukan kehangatan dari induknya.

Jika Anda memisahkan dari induknya dan memutuskan untuk merawatnya sendiri, cobalah untuk memberikan fasilitas memadai seperti lampu penghangat. Suhu yang bagus untuk piyikan atau anakan cucak ijo adalah 37 sampai 38 derajat selcius.

Untuk lebih memaksimalkan, Anda boleh menggunakan brooder untuk mengatur kelembapan sekitar anakan agar tak keluar dari sangkar buatan Anda. Proses ini dilakukan sampai hari ke-14, tepat 2 minggu setelah menetas.

2. Pemberian Pakan Anakan Cucak Ijo Umur di Bawah 1 Minggu

Penggunaan sumpit kecil yang terbuat dari bambu berbahan halus disarankan untuk memberikan makan pada anakan cucak ijo yang masih terbilang sangat kecil. Untuk pakannya sendiri, berikan makanan kroto yang masih segar karena cucak ijo merupakan jenis burung pemakan serangga. Pemberian buah-buahan atau biji-bijian pada cucak ijo anakan kurang baik karena asupan yang terkandunga masih sangat kurang bagi anakan yang memerlukan asupan nutrisi protein tinggi.

Selain kroto, berikan varian lain seperti jangkrik. Sebelum jangkrik diberikan, lepaskan kepala dan kaki jangkrik dan berikan bagian perutnya saja. Jika masih terlalu besar untuk anakan, potong perut jangkrik dan berikan. Sesuai dengan saran para ahli, jangkrik mabung merupakan makanan yang sangat empuk dan enak untuk anakan cucak ijo karena lembek dan mudah dicerna. Ciri-cirinya adalah jangkrik terlihat putih dan lembek.

Untuk cara pemberiannya sendiri tidak sembarangan. Jika Anda menggunakan sumpit, jangan disodomi terlalu dalam karena bisa menyakiti tenggorokan anakan. Cukup diamkan di atas paruh anakan dan otomatis anakan anak memanjangkan lehernya untuk menelan. Memberikan makanan dengan tangan juga bisa Anda lakukan.

3. Pemberian Pakan Anakan di Atas Umur 1 Minggu – 2 Minggu

Anakan cucak ijo masih sensitive dan terus meminta makanan. Pakannya masih sama dengan sebelumnya namun di umur ini, pakan ditingkatkan dengan pemberian voer. Untum melengkapi asupan nutrisi si burung, Anda boleh memberinya BirdVit dengan dosis sesuai.

Buatlah adonan khusus yang para ahli sudah sarankan untuk di buat. Adonan tersebut berbahan kroto dan perut jangkrik yang dibuat menjadi satu kemudian diberikan pada anakan cucak ijo dengan cara disuapi. Ingat untuk tetap menjaga kekentalannya dan lebih banyak memberikan mineral air daripada voer.

4. Perawatan Anakan Umur 2 Minggu – 3 Minggu

Voer kita rubah menjadi sedikit lebih kental di mana voer sedikit lebih banyak ditambahkan dari pada air. Jika di rasa sudah cukup, tambahkan sedikit BirdVit kedalamnya dengan takaran yang sesuai anjuran. Adonan kental tersebut kemudian diberikan kepada burung anakan cucak ijo.

Jika mereka suka, berikan sedikit variasi dengan mencampurkannya dengan kroto. Jika perlu, Anda juga bisa menambahkan perut jangkrik yang telah dihaluskan untuk menambah cita rasa dari adonan buatan Anda.

5. Perawatan Anakan umur 25 hari – 30 hari

Penggunaan incubator atau wadah khusus tidak diperlukan lagi karena burung sudah terbentuk menjadi lebih kuat dan mandiri. Mereka sudah bisa diberikan makanan kasar seperti voer kasar atau pun voer lembut. Pemberian EF perut jangkrik secara utuh bisa langsung diberikan. Baik di usia masih 1 minggu, Anda sebenarnya sudah bisa memasternya, namun di usia seperti ini merupakan usia yang sangat pas untuk sesering mungkin di master karena daya tangkap cucak ijo masih sangat kuat. Sangkar harian bisa Anda gunakan. Buatlah sangkar yang memiliki lebih dar satu tangkringan untuk melatih burung mendaki dan melompat.

Pemberian makanan selain voer, EF, dan lainnya boleh Anda lakukan seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Semua itu bermanfaat untuk membantu pembentukan tubuh burung. Di usia 2 atau 3 bulan, cucak ijo akan mengalami masa mabung yang menjadi pertanda burung Anda akan menempu masa remaja ke dewasa. Perawatan mabung pada cucak ijo sedikit berbeda, namun fase ini masa yang sangat bagus untuk dilakukan pemasteran.

Itu dia cara bagaimana merawat cucak ijo anakan yang baik dan benar. Masa anakan cucak ijo akan selalu meminta makanan. Makanan cucak ijo anakan berlipat-lipat lebih banyak daripada burung yang sudah dewasa. Maka dari itu, jangan sampai tidak memberikannya makanan dengan alasan apapun. Selama mereka masih merengek, maka berikan makan terus menerus.

Baca Juga:  Manfaat Kroto Untuk Cucak Ijo Agar Cepat Gacor

Kunci merawat cucak ijo anakan agar tidak mati yaitu kita harus konsisten serta tepat waktu ketika memberi makan. Jika telat sedikit pun maka burung tersebut akan mati. Memang ketika memelihara anakan cucak ijo itu banyak sekali masalah, salah satunya yaitu rawan mati. Ingat juga untuk selalu memaster agar variasi tembakan cucak ijo bagus. Jangan lupa untuk membaca tips burung cucak ijo lainnya.

Loading...
loading...
Hwamei Mabung, Wambi Mabung

13 Cara Merawat Hwamei Mabung Agar Gacor Kembali

Sangkar Cucak Ijo, Memilih Sangkar Cucak Ijo, Merawat Sangkar Cucak Ijo, Model Sangkar Cucak Ijo

19 Tips Cara Memilih, Merawat dan Model Sangkar Cucak Ijo