Connect with us

Kacer

26 Penyebab dan Cara Mengatasi Kacer Tidak Mau Kerja di Lapangan

Sering kali kacer tidak mau kerja di lapangan menjadi masalah tersendiri bagi para kacer mania. Masalah ini cukup serius karena tak adanya suara baik di sangkar atau di arena lomba. Sebagai seorang penghobi yang menginginkan kacernya berkicau kencang tentu saja masalah ini sangat tidak menguntunkan. Apalagi burung tersebut hanya diam di gantangan, ketika mulai sampai selesai. Hal tersebut membuat sang pemilik menjadi stres serta memikirkan setingan yang pas untuk kacer lombanya.

Penyebab dan Cara Mengatasi Kacer Tidak Mau Kerja di Lapangan

Masalah seperti ini bukan sepenuhnya salah kacer, namun juga dipengaruhi karena perawatan Anda yang kurang pas dan tidak cocok dengan karakter burung tersebut. Maka dari itu sebelum menetapkan setingan untuk burung Anda, pastikan anda tahu seperti apa sifat dan karakter burung. Setelah itu cocokkan dengan setingan kacer yang Anda berikan. Jangan sampai bertolak belakang dengan karakter burung tersebut.

Untuk masalah kacer tidak mau kerja di lapangan maksudnya adalah tak mau berkicau ketika awal sampai akhir perlombaan. Biasanya terjadi karena birahi yang kurang ataupun tak merasa nyaman terhadap sekeliling. Hal seperti ini biasanya disebut ngambek oleh para kacer mania.

Mental juga menjadi penyebab paling banyak di kalangan pecinta kacer. Banyak yang mengeluh tentang kacernya yang mentalnya ciut saat sedang bertemu lawan dan akhirnya diam seribu kata sampai pertandingan usai. Karena itulah selain birahi, mental menjadi penentu kemenangan di arena lomba. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab burung kacer kerja di lapangan atau arena lomba dengan maksimal.

Penyebab Kacer Tidak Mau Kerja di Lapangan:

1. Birahi yang kurang pas atau terlalu rendah.

2. Masih giras atau galak.

3. Masih muda.

4. Masih dalam masa mabung atau setelahnya.

5. Kalah mental dengan burung petarung lainnya.

6. Tidak merasa nyaman dengan sangkar dan tangkringannya.

7. Sangkar dan model tangkringan yang baru.

8. kurangnya pengembunan dan angin-anginan.

9. Proses mandi yang salah.

10. Perawatan pasca lomba yang salah.

11. Perawatan sebelum lomba yang kurang memacu.

12. Kegemukan atau obesitas.

13. Terlalu sering di full krodong.

14. Terlalu dimanjakan.

15. Kurangnya pengalaman baik burung dan pemilik.

Setelah anda mengetahui beberapa faktor apa saja penyebab kacer tidak mau kerja di lapangan dengan maksimal maka anda harus segera mengatasinya. Sebenarnya perwatan burung kacer tidak mau kerja di arena perlombaan itu mudah dan gampang, asalkan telaten. Nah berikut beberapa cara mengatasi burung kacer tidak mau kerja di lapangan.

Cara Mengatasi Kacer Tidak Mau Kerja di Lapangan:

1. Pemberian EF setelah Pakai Umbaran

Jika kacer Anda termasuk burung yang suka memakai kandang umbaran, maka setelah diumbar berikan sekitar 5 ekor jangkrik pada pagi dan sore hari. Metode ini bisa diterapkan untuk meningkatkan birahi kacer agar tetap kerja keras di lapangan tapi birahi tetap terkontrol dengan baik. Metode ini bisa diterapkan sampai kacer Anda mau kerja lagi di lapangan.

2. Pemberian EF Kroto

Pemberian kroto wajib diberikan minimal 2 – 3 seminggu dengan takaran yang sesuai dengan karakter kacer Anda, disarankan sekitar 1 sendok teh saja. Kroto berfungsi untuk meningkatkan birahi sama seperti jangkrik dan lainnya. Kroto juga menjadi pakan yang nikmat untuk para burung. Untuk bisa membuat kacer Anda kerja maksimal di lapangan, berikan kroto segar yang baru saja diambil dari sarangnya.

3. Pemberian BnR Vit

BnR Vit merupakan salah satu suplemen yang membantu dalam memenuhi asupan vitamin pada tubuh kacer. Untuk masalah kacer yang tak mau berkicau di lapanga, pemberian BnR Vit sangat baik diberikan setiap hari. Cukup berikan 1 – 2 tetes saja untuk setiap harinya sampai mau berkicau lagi di lapangan.

4. Pengembunan

Pengembunan wajib dilakukan untuk tetap menjaga pikiran kacer agar lebih segar plong. Untuk waktunya sendiri, pengembunan baik dilakukan pada ukul 05.00 pagi kemudian diangin-anginkan sebentar sampai matahari terbit sekitar pukul 07.00 kemudian dimandikan.

5. Memandikan Kacer

Mandikan kacer menggunakan shampoo khusus untuk burung. Dalam hal ini Anda disarankan untuk menggunakan Shampoo Jati Jajar dengan takaran 1 liter air dan 1 tutup botol shampoo ini. Pemberian shampoo ini bisa membuat kutu kabur dan membantu membuat bulu tetap berkilau. Mandi wajib dilakukan secara rutin minimal 1 kali sehari, bagi kacer yang suka mandi.

6. Pemberian Air Minum Bersih

Jangan lupa untuk memerhatikan takaran air minum yang baik dan benar-benar bersih. Pastikan air yang diberikan sudah dimasak atau di ambil dari air kemasan jika ingin mudah tak repot. Jangan lupa untuk berikan tetesan multi vitamin untuk menunjang asupan vitaminnya. Selain BirdVit, BnR Vit, Anda juga bisah memberikan Ebod Vit sekitar 1 – 3 tetes.

7. Pemasteran

Dalam proses pemasteran masih sama dengan pemasteran di perawatan hariannya. Namun untuk masalah kacer tak mau kerja di lapangan sebaiknya berikan burung master yang benar-benar ampuh untuk memancing kacer kembali untuk berkicau gacor di lapangan. Dalam hal ini, burung jalak paua sangat direkomendasikan karena memiliki kicauan irama bagus dan ngeroll panjang.

8. Melatih Mental Agar Tak Kalah dengan Burung Lain

Rutin lah untuk melatih mental kacer Anda agar tak kalah dengan burung fighter lainnya jika sedang berdekatan. Mental yang ngedrop bisa membuat kacer tak mau berkicau dilapangan. Banyak metode yang bisa diterapkan dalam pelatihan mental kacer. Diantaranya adalah mandi malam, kandang umbaran, kandang keramba, dan sering-sering mendekatkan dengan burung fighter agar terbiasa.

9. Buat Nyaman dengan Lokasi dan Sangkar

Sangkar yang baik seharusnya tak terlalu besar dan tak terlalu kecil. Model sangkar pun sebaiknya sediakan 2 model dan buat kacer terbiasa. Model pertama penuh dengan ukiran dan model kedua biasa saja. Lokasinya pun harus diperhatikan. Jangan dekatkan atau tempatkan kacer di lokasi yang tak disukainya karena bisa membuatnya ngambek di arena lomba.

10. Jangan Sering di Krodong

Krodong hanya diperuntukkan untuk kacer yang sedang sakit atau Anda ingin menjaga performanya untuk lomba esok hari. Jika Anda mendapat masalah kacer ngambek, sebaiknya tak perlu di krodong dan terus pancing kacer agar mau kembali berkicau. Sering di krodong apalagi full krodong juga tak baik dilakukan setiap hari apalagi siang hari karena mencegah kacer untuk tetap gacor atau berkicau.

11. Pahami Karakter

Pehamanan karakter burung itu sendiri sangat penting, jika kacer mau kerja maksimal di gantangan atau arena lomba. Pantas saja burung kacer anda tidak mau kerja maksimal, karena ternyata anda belum paham karakternya. Maka dari itu pahami karakter burung anda, apa lagi kacer tersebut adalah burung untuk lomba.

Baca Juga : Cara Merawat Kacer Sebelum dan Sesudah Lomba

Itu dia tips tentang bagaimana cara mengatasi kacer tidak mau kerja di lapangan dengan baik dan benar. Cara tersebut bisa Anda terapkan dengan mudah di rumah dan dapat digunakan untuk semua jenis kacer, mulai dari kacer poci, kacer lokal, kacer madagaskar dan kacer blorok.

Biasanya yang paling menentukan kacer tidak mau kerja di lapangan adalah keadaan mental dan birahi. Jangan lepaskan pandangan Anda kepada dua poin tersebut karena penting sekali untuk membuat kacer tetap berbunyi dari pagi bahkan sampai malam hari. Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihkan kacer Anda dari segala aspek.

Loading...
loading...

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kacer

To Top