Kenari Ciak Bulu, Kenari Cabut Bulu, Kenari, penyakit kenari, Masalah kenari

15 Penyebab dan Cara Mengatasi Kenari Ciak Bulu

Kenari Ciak Bulu – Berbicara soal kecantikan dan keindahan burung kenari tak kan pernah selesai. Ada banyak sekali jenis burung kenari di Indonesia yang warna dan kicaunya mampu menghipnotis mata penggemarnya, lewat eksotis warna bulu yang dimiliki dan juga lewat kemerduan bunyi yang di keluarkan menjadikan burung kenari ini tetap eksis di arena kontes lokal maupun internasional hingga saat ini.

Kenari Ciak Bulu, Kenari Cabut Bulu, Kenari, penyakit kenari, Masalah kenari

Tidak peduli berasal dari jenis apa dan dari negara mana, jika sudah memiliki kicau bunyi merdu dan tubuh mempesona sudah pasti akan populer dan menjadi harapan para penggemarnya. Untuk mempertahankan itu semua, tentunya anda harus mengetahui cara mengatasi dan menghindari penyakit kenari ciak bulu.

Maka dari itu, jika anda saat ini sebagai penggemar burung kenari anda sudah pasti mencari tahu cara mengatasi berbagai penyakit yang bisa menjangkit kenari anda, seperti halnya penyakit kenari ciak bulu atau mencabut bulu sendiri.

Penyakit icabut bulu perlu perhatian serius karena dapat merusak penampilan keseluruhan dari burung kenari itu sendiri. Tidak hanya itu, kesehatan dan kicau bunyi yang biasa dimainkan akan berubah secara drastis. Bahkan bisa nyaris tak berbunyi sama sekali di akibatkan hilangnya stamina. Oleh karena itu disini akan dibagikan tentang cara mengatasi kenari ciak bulu yang manjur dan sudah terlihat hasilnya.

Penyebab Kenari Ciak Bulu :

Pada dasarnya perlakuan burung kenari mencabut bulunya sendiri di sebabkan karena adanya gangguan kesehatan dan mental. Dan dapat diartikan pula burung bernama lain tersebut mengalami stres. Nah, penasaran mau tahu apa penyebabnya stres, ciak bulu dan lain- lain. Berikut kita kupas satu persatu di bawah ini.

Ada 5 indikator yang dapat menyebabkan burung kenari ciak bulu atau mencabut  bulunya sendiri, yaitu karena;

1. Adanya Gangguan Fisik Dan Mental

Seperti halnya manusia, burung kenari juga mengalami gangguan fisik dan gangguan mental. Kebanyakan gangguan fisik ini terjadi pada burung  kenari yang memiliki kicau  bagus dan sering diikutkan dalam kontes  kicau burung. Biasanya para peserta kontes  berusaha melakukan berbagai macam terapi agar burung yang kalah dalam kontes tersebut tidak terbawa stres.

2. Kurangnya Pakan Bergizi

Kurangnya asupan gizi pada makanan burung kenari akan menimbulkan ketidakseimbangan  pada tubuhnya dan membuat kondisi burung kenari tidak sehat, sehingga ada kemungkinan kulit kenari ciak bulu tersebut  terasa gatal, dan menjadi kering bahkan mudah terkelupas  sehingga mudah terinfeksi virus dan terjangkit penyakit. Oleh karena itu  berikan makanan yang mengandung gizi tinggi, vitamin dan meneral secukupnya

3. Kekurangan Hormon

Hewan yang kekurangan hormon akan menyebabkan terjadinya gangguan pada kelenjar  adrenalin, sehingga kemungkinan besar burung akan mudah terjangkit penyakit addison, bisa juga  ada gangguan pada kelenjar teroidnya   akibat dari  tidak stabilnya hormon  hiperteroid yang menyebabkan bulu burung tersebut rontok dengan sendirinya. Biasanya gejala penyakit  tersebut ditimbulkan dari rasa gatal pada kulit  burung kenari ciak bulu.

4. Mengalami Gangguan Penyakit Dalam

Gangguan penyakit dalam ini semacam ini sebenarnya jarang terjadi, tapi bukan berarti  tidak mungkin. Gangguan ini bermula dari terinfeksinya mikroorganisme dalam usus yang disebabkan  oleh bakteri giardiasis.  Dari gajala itu, akan menimbulkan rasa gatal pada bulu kulit burung kenari ciak bulu,  sehingga ada upaya pencabutan  paksa  oleh burung itu sendiri karena rasa gatal yang dirasakan.

5. Kulit Dan Bulu Terinfeksi Virus

Penyebab yang terakhir ini merupakan penyebab paling umum terjadi pada burung kenari. Perilaku mencabut bulu sendiri dikarenakan rasa gatal yang dirasakan di bagian tubuhnya akibat terinfeksi virus. Bahkan kalau perlu anda bisa langsung mengeceknya, memperhatikan  kondisi kebersihan  dan kesehatan burung kenari ciak bulu apakah terinfeksi tungau atau  jamur parasit..

Nah, Beberapa hal di atas merupakan faktor utama penyebab kenari ciak bulu yang lazim terjadi. Memang pada umumnya kenari ciak bulu ini terjadi akibat munculnya rasa gatal yang ditimbulkan oleh adanya virus dan kuman yang melekat di kulit tubuh kenari itu sendiri.

Cara Mengatasi Kenari Ciak Bulu :

Untuk mengatasi kondisi penyakit atau kebiasaan kenari ciak bulu anda bisa menggunakan  langkah langkah sebagai berikut.

1. Pisahkan Burung Kenari Ciak Bulu

Pemisahan ini dimaksudkan agar virus yang menempel pada kenari ciak bulu tersebut tidak menular  kepada burung lainnya. Dan juga agar supaya burung yang lain tidak meniru perlakuan buruknya.

2. Tempatkan di Sangkar Yang Bersih

Tempat yang bersih akan membuat kenari merasa nyaman hal itu sangat membantu kesembuhan kenari yang ciak bulu. Yang diakibatkan gangguan fisik dan stres.

3. Tambahkan Pakan Bernutrisi

Tambahan pakan bernutrisi tersebut akan membantu mengembalikan stamina dan memperbaiki sel-sel yang rusak kenari ciak bulu, akibat  over birahi. Sehingga kulit yang teras kering dan gatal pada kulit burung kembali membaik lagi.

4. Mandikan Burung Sampai Bersih

Memandikan burung kenari ciak bulu adalah hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan kenari tetap stabil. Bahkan akan lebih baik  Apabila burung kenari secara rutin dimandikan  baik sore atau pagi secara berkelanjutan, minimal 1 minggu 1 kali.

5. Jemur Kenari

Sehabi kenari dimandikan lakukan penjemuran selama 1 jam. Hal itu agar air pada tubuh burung kenari cepat mengering. Dan usahakan selama burung kenari  tersebut masih basah jangan didekatkan dengan kenari lainnya.

6. Amankan dari Angin Malam Hari

Menjaga burung kenari ciak bulu dari cuaca berlebih pada malam hari sangat diperlukan. Lakukan pemindahan ke dalam rumah saat malam hari atau di tutup menggunakan kain selimut dibagian atas sangkarnya. Hal itu sebagai antisipasi untuk menjaga kondisi suhu tubuh burung kenari tetap stabil dan terbebas dari wabah penyakit atau virus yang di bawa oleh serangga di sekitar sangkarnya.

7. Memberikan Vitamin

Pemberian vitamin tambahan dimaksudkan untuk menjaga stamina  dan kondisi tubuh tetap baik.  Pemberian multivitamin ini dapat berupa  pakan pabrik yang di jual di toko-toko atau kios peternakan. Bisa juga menggunakan cara alami  dengan memberikan parutan tulang sotong ( sejenis cumi-cumi). Caranya parutan  tulang sotong atau tiram tersebut campurkan pada makanan atau sayuran hijau lalu diberikan pada burung kenari ciak bulu.

8. Istirahatkan Burung Kenari

Kenari ciak bulu selama dalam proses penyembuhan  jangan sampai terbawa stres lagi. Artinya biarkan istirahat dan merasa nyaman di sangkarnya selama penyembuhan berlangsung, jangan sampai diikutkan kontes sebelum kondisinya betul- betul stabil dan pulih total.

9. Gunakan Antiseptik

Cairan antiseptik ini berfungsi  untuk membersihkan kuman yang menempel pada bulu dan kulit burung kenari ciak bulu. Caranya larutkan cairan antiseptik pada air mandinya. Cara ini bisa dilakukan dua minggu sekali.

10. Gunakan Freshaves

Jika anda menemukan bakteri atau jamur seperti tungau, jamur parasit gunakan FreshAves. Caranya semprotkan obat Freshaves pada kenari yang terinfeksi ciak bulu hingga menyeluruh ke seluruh badannya. Baru setelah itu semprot juga sangkar yang ditempati. Hal itu untuk membunuh bakteri atau parasit yang masih bersarang.

Baca Juga: Cara Merawat Kenari Mabung Agar Cepat Tuntas

Itulah beberapa tips pengobatan dan penyembuhan pada burung kenari ciak bulu atau yang memiliki kebiasaan mencabut bulunya sendiri. Ciak bulu pada burung kenari biasanya juga karena faktor birahi yang tinggi. Selain itu juga banyak di jumpai kenari ciak bulu setelah mandi. Semua penyebab tersebut karena sang pemilik tidak menjaga kebersihan pada burung yang dipeliharanya. Jangan lupa untuk membaca tips burung kenari lainnya.

Loading...
loading...
Merawat Kenari Mabung, Kenari Mabung, Kenari Mbodol

21 Cara Merawat Kenari Mabung Agar Cepat Tuntas

Kenari Gagal Mabung

15 Penyebab dan Cara Mengatasi Kenari Gagal Mabung