Connect with us

Tledekan

13 Cara Merawat Selendang Biru Anakan Agar Gacor

Cara merawat selendang biru anakan atau trotolan agar tidak mudah mati dan cepat gacor. Selendang biru atau tledekan biru (Cyornis Unicolormerupakan salah satu jenis tledekan yang cukup banyak juga dirawat selain jenis lainnya. Salah satu hal yang menjadikan selendang biru sangat diminati adalah suaranya yang indah. Selain itu, burung cantik ini juga memiliki bulu khas berwarna biru cerah yang memanjakan mata. Selendang biru yang baik dalam segala bidang tentu saja pasti melalui tahap perawatan, bahkan sejak anakan. Merawat selendang biru anakan sampai gacor saat sudah dewasa bukan lah hal yang sulit selama Anda mau berusaha.

Merawat Selendang Biru Anakan, Anakan Selendang Biru, Tledekan Selendang Biru

Kualitas mental selendang biru pada awalnya biasa-biasa saja, tidak kuat namun tidak juga rendah seperti cililin. Karena itulah sedikit dorongan paksaan tak akan membuat selendang biru menjadi drop atau stres. Namun dalam fase anakan, jangan coba-coba untuk melakukan hal-hal keras karena semua burung memiliki mental yang lemah dan stabil saat masih anakan.

Karena itulah perawatan anakan haruslah lebih ekstra dari selendang biru yang sudah dewasa atau muda (Memasuki tahap mabung). Saat masih anakan, makanan menjadi proritas utama karena saat masih anakan, si anakan selendang biru akan terus meminta makanan dari Anda atau indukannya. Pemberhentian makan pada anakan burung di sudahi setelah anakan tak merengek meminta lagi.

Karena itulah jika tak mau repot-repot dan terlalu beresiko, lebih baik berikan perawatan anakan umur hari atau mingguan pada indukannya saja. Namun jika Anda merasa yakin untuk merawatnya sendiri, kenapa tidak. Berikut ini adalah tips dan trik bagaimana cara merawat selendang biru anakan yang baik dan benar.

Cara Merawat Selendang Biru Anakan:

1. Proses Panen dari Indukan dan Pemindahan Tempat

Setelah indukan selendang biru bertelur dan menetaskan telurnya, lebih baik dibiarkan beberapa hari dulu sekitar 5 – 7 hari. Setelah itu, Anda baru bisa megambilnya dari sarang dan dipisahkan dari indukannya. Namun Anda juga bisa mengambil yang baru saja menetas namun dengan perawatan ekstra karena anakan tersebut benar-benar lembek.

2. Tempatkan Pada Sangkar Khusus

Jangan ditempatkan pada sangkar atau kandang. Lebih baik ditempatkan pada wadah kecil yang penting tubuhnya muat untuk 3 – 4 ekor anakan. Wadah yang bagus adalah terbuat dari bahan sarang burung alami seperti jerami kering, daun-daun kering, dan lainnya. Namun Anda juga bisa menggunakan kafas kering yang lembut.

3. Perawatan Sangkar

Jika wadah yang digunakan kotor, maka ganti dengan yang baru begitu pula dengan daun-daun kering atau kafas tadi. Pastikan juga untuk memberikan fasilitas yang baik. Kalau perlu ditaruh saja dalam incubator agar mempermudah dalam mengatur suhu karena saat masih anakan, suhu hangat sangat diperlukan. Anda juga bisa menggunakan lampu penghangat sebagai gantinya.

4. Pemberian Air Minum

Anakan juga perlu air minum. Berikan yang benar-benar bersih kalau perlu di masak. Jika tak mau repot, berikan saja air mineral kemasan. Jangan pernah memberikan anakan air minum yang dingin atau dari kulkas, lebih baik berikan yang bersuhu normal saja.

5. Pemberian Pakan

Untuk memulai, berikan yang lembek-lembek saja. Disarankan untuk memberikan anakan pakan EF jangkrik yang masih mabung karena teksturnya yang lembut dan mudah dicerna oleh anakan selendang biru. Anda juga bisa memberikan pakan voer halus dan secara perlahan latih anakan selendang biru untuk memakan voer kasar dengan sedikit mencampurnya dengan voer halus atau basah.

Waktu pemberian makanan bisa kapan saja. Jika anakan selendan biru merasa lapar, maka berikan apa yang ia minta. Pemberian pakan diberhentikan setelah anakan tak merengek dan mangap minta makan lagi. Selain jangkrik, Anda juga bisa memberikannya ulat hongkong atau ulat kandang yang memiliki tekstur lembut juga.

Buah-buahan juga bisa diberikan, namun lebih baik diloloh terlebih dahulu. Begitu juga dengan makanan lainnya yang berkesan besar atau kasar lebih baik dipotong-potong kecil terlebih dahulu kalau bisa diloloh saja sekalian. Tentu saja perhatikan juga kebersihkan makanan. Pemberian kroto bisa dilakukan saat umur anakan sudah mencapai 1 – 2 minggu.

6. Pelatihan Memakan Voer

Sering kali anakan selendang biru enggan memakan voer, entah apa penyebabnya. Jika Anda menemukan masalah seperti ini, cobalah untuk membuat sedikit adonan yaitu campuran dari voer halus yang dicampur kroto. Kroto yang dipilih pun harus yang masih muda (Telur semut masih putih dan muda) untuk memudahkan dalam memakan dan menelannya.

7. Memandikan

Mandi hanya bisa dilakukan jika umur selendang biru anakan Anda sudah lebih dari 2 minggu. Biasanya dengan tumbuhnya bulu yang sudah lebat dan tak lama lagi memasuki masa mabung untuk pertama kalinya, anakan selendan biru sudah bisa dimandikan. Proses memandikannya lebih baik menggunakan spayer saja. Atau jika Anda sudah sangat mahir memegang burung, lebih baik dimandikan dengan tangan saja.

8. Pembersihkan Kandang atau Sangkar

Jika usia anakan sudah mencapai 3 minggu, latihlah untuk bertengker dan nyaman disangkar. Tangkringan yang disediakan juga harus banyak agar mempermudah selendang biru muda untuk berlatih mendaki, perpindah tempat, dan terbang. Bersihkan juga kandang atau sangkarnya setiap 1 atau 2 kali sehari.

9. Full Krodong

Selendang biru muda harus dilakukan full krodong untuk tetap menjaga tenaganya. Lakukan full krodong pada malam hari sampai esok hari agar selendang biru Anda tak terbang ke sana ke sini sehingga menguras banyak energinya.

10. Pemasteran

Pemasteran saat masa anakan atau fase remaja menjelang mabung sangat baik karena di fase ini, selendang biru benar-benar penuh konsentrasi, apalagi sudah masuk fase mabung. Waktu pemasteran yang baik adalah malam hari, mulai dari pukul 06.00 pagi sampai esok harinya. Dengan melakukan pemasteran, burung Anda bisa terlatih untuk mengeluarkan banyak variasi kicauan nantinya jika sudah dewasa.

11. Metode Pemberian Makan

Karena masih benar-benar mudah, tips tambahan ini bisa diterapkan pada anakan selendang biru usia harian atau mingguan karena di masa ini, pemberian makannya harus hati-hati karena benar-benar lemah. Berikan pakan berupa jangkrik atau pakan EF lainnya menggunakan sumpit khusus terbuat dari bahan bambu yang sudah dihaluskan. Untuk voer halusnya sendiri, bisa diberikan dengan sumpit atau sejenisnya.

12. Pemberian Vitamin

Pemberian vitamin pada tledekan biru atau selendang biru anak bertujuan burung tersebut selalu dalam kondisi vit serta terbebas dari berbagi macam penyakit burung. Anda dapat melakukannya dengan memberikan beberapa tetes vitamin ke dalam cepuk atau tempat air minun anakan selendang biru tersebut. Pemberian vitamin pada anakan tledekan biru dapat anda lakukan tiga kali dalam satu minggu.

13. Selalu Sedia Obat Burung

Burung anakan khususnya selendang biru rentan sekali terkana penyakit. Maka dari itu anda harus sedia obat burung. Karena jika sudah tersedia maka anda tidak akan bingung ketika anakan selendang biru tersebut sakit.

tu dia tips tentang bagaimana cara merawat selndang biru anakan yang baik dan benar serta mudah diterapkan. Jika Anda merawat anakan tledekan biru dengan tangan Anda, sebaiknya tetap diperhatikan 24 jam karena perawatan anakan haruslah ekstra dibandingkan dengan yang sudah dewasa.

Baca Juga: Cara Ternak Tledekan Bagi Pemula Agar Sukses

Selain itu ketika merawat selendang biru anakan yang masih dibantu disepet. Usahakan voer atau extra fooding yang di gunakan harus berkualitas. Jangan berikan pakan yang kotor atau basi, karena dapat memicu burung anakan mati. Kita bertemu lagi di tips dan cara perawatan tledekan lainnya.

Loading...
loading...

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Tledekan

To Top